Thursday, November 11, 2010

KACA MATA RAY BAN


Tatkala panas terik menerjang kepala uing, kemudian cahaya ultraviolet solah menembus retina mata....dibutuhkan satu benda untuk melindungi mata uing dari segala bahaya yang diakibatkan oleh radiasi sinar ultra violet, benda itu adalah kacamata Ray Ban. 

Tak hanya itu juga, kacamata Ray Ban berfungsi sebagai pelindung mata uing dari asap kendaraan bermotor dan debu-debu jalanan yang bisa membuat mata uing menjadi iritasi dan gatal, disaat uing mengendarai si geboy berkeliling kota.

Ray-Ban adalah perusahaan pembuat kacamata, yang didirikan pada tahun 1937 oleh perusahaan Bausch & Lomb, untuk memproduksi kacamata hitam untuk Angkatan Udara Amerika Serikat. Pada tahun 1999, Bausch & Lomb menjual merek Ray-Ban kepada Grup Luxottica Italia seharga 1,2 miliar dollar.

Kacamata hitam Ray-Ban yang banyak dikenal adalah Ray-Ban Aviator yang mulai terkenal ketika dipakai Jenderal Douglas MacArthur saat mendarat di Filipina pada Perang Dunia II, serta Ray-Ban Wayfarer yang menjadi ikon mode abad ke-20.

ANAK MERENGEK mengatasinya

ANAK MERENGEK

Secara umum anak merengek saat berada dalam kondisi sakit, capek, atau ketika mereka sedang merasa takut, dan tidak berdaya. Dalam kondisi seperti ini, menangis merupakan sebuah bentuk ekspresi emosi untuk mengungkapkan perasaan.

Berbeda situasinya bila anak menggunakan rengekan berlebih sebagai senjata setiap kali mereka menginginkan sesuatu. Minta digendong setelah bangun tidur, minta berendam lebih lama waktu mandi, mau pakai baju kesayangan, minta disuapi, tidak mau tidur siang, minta ditemani, dan 
Merengek berlebih dapat dilakukan si kecil dengan cara menangis, menjerit sambil menyentakkan tangan dan kaki. Ada pula yang berguling-guling di lantai, membuenturkan kepala ke dinding, melempar barang di sekitarnya, hingga berusaha menyakiti orang lain.[A1] 

Jane Nielsen, rekan penulis buku Positive Dicipline for Preeschoolers seperti dikutip www.parentguide.co.id meyakini, seorang balita yang terus-terusan merengek sudah tahu bahwa merengek akan membuahkan hasil.
                
“Anak yang suka merengek itu mencari respon. Respon apa saja. Kalau respon positif tidak didapat, respon negatif pun tidak masalah. Sayangnya, orang tua kebanyakan selalu memberikan respon negatif terhadap rengekan anak-anak”.
                
Merengek pada balita harus dihentikan, sebab bila terlanjur mengkristal, anak-anak akan tumbuh menjadi remaja bermental cengeng, selalu mencari perhatian, dan egois. Upaya paling tepat untuk menghentikan kebiasaan ini adalah memberi ketegasan bahwa kita tidak suka dia merengek. Namun, tentu saja, sampaikan ekspresi ketidaksukaan itu tanpa kita harus terbawa emosi. Katakan alasan-alasan yang logis dalam bahasa yang dimengerti oleh anak tentang mengapa kita tak menyukai rengekannya, setalah itu bantu anak menyampaikan keinginannya dengan kalimat yang baik tanpa disertai rengekan.
                
Jangan lupa beri pujian secukupnya bila anak-anak mengerti dan berhenti merengek. Ajak mereka memahami bahwa menyampaikan keinginan dengan baik tanpa merengek adalah sikap yang manis dan disukai[A2] .

Cari tahu penyebabnya :
  •  Cari tahu faktor-faktor yang menyebabkan anak merengek. Introspeksi lagi apakah kebutuhan dasar anak sudah dipenuhi dengan baik.
  • Melatih anak menyampaikan keinginan dengan kalimat serta ekspresi yang baik.
  • Jangan terpancing untuk memberikan respon negatif
  • Bila perlu jangan beri perhatian ketika anak menangis
  • Kalau anak merengek di tempat umum, ajak ia ke tempat yang tidak mengganggu orang lain.



 [A1]TEMPER TANTRUM


 [A2]Behavior Therapy.
Reward and Punisment.....Beri hukuman kepada TL yg tidak dikehendaki dan beri Hadiah ketika TL yg dikehendaki muncul.
Hadiah: pujian, barang yang disukai, kegiatan yg disukai, makanan/minuman.

Sunday, September 26, 2010

BALADA UING mengejar cita-cita

Tepat jam 09.00 alarm berbunyi dari HP[O1]  uing yang disimpan di sebelah bantal [seperti biasa yang dilakukan uing agar terbangun dari tidurnya]. Uing melirik layar HP itu dengan kelopak mata yang berat sekali untuk terbuka dan kemudian memijit tombol Snooze lalu melanjutkan tidurnya kembali yang uing rasa kurang karena larut malam -atau lebih tepatnya subuh- uing baru pulang ke rumah dari hedonnya malam minggu yang dihabiskan bersama temannya di warnet[O2]  tempat temannya bekerja sebagai operator.
5 menit kemudian alarm itu berkoar lagi seolah mengingatkan uing untuk segera bangun dan memulai aktivitasnya hari ini. Setengah terperanjat, uing pun mematikan alarm Hpnya, kali ini uing memijit tombol stop. 

Uing pun bangun dan keluar dari kamarnya untuk mencari koran di meja ruang tamu. Tak membutuhkan waktu yang lama, uing mengambil salah satu koran[O3]  terbitan lokal dari meja tamu dan mulai membuka halaman olahraga karena di halaman pertama uing tak menemukan artikel mengenai Persib, tim sepakbola kebanggaan uing.

Berita tentang Persib merupakan sarapan pagi uing yang setiap hari tersaji di rumahnya kecuali koran tidak ada karena hari raya atau loper koran yang lupa mengirim ke rumahnya. 10 menit uing habiskan untuk membaca segala informasi, gosip, dan berita teranyar dan terkini dari tim kesayangannya itu, kemudian uing mengambil draft skripsi dari tasnya. Uing menyadari bahwa ia harus mempelajari terlebih dahulu isi dari setiap bab dari skripsi yang uing buat setelah 10 tahun uing sekolah –itu istilah uing untuk mengatakan kuliah- di kampus yang tiang-tiang pondasinya terbuat dari baja berwarna biru sebelum uing bimbingan dengan dosen bimbingan yang lebih mirip tokoh kartun dibandingkan dengan seorang dosen[O4]  yang...ehmmm.....edun lah pokona mah, jenius abiiiiiiisssss.

Singkat cerita nih ya....uing mandi dan menyiapkan sesuatunya yang berhubungan dengan urusan bimbingan skripsinya untuk dimasukkan ke dalam tasnya. Mandi beres, pake baju beres, pake celana beres, uing pun manasin motor. Di meja makan terlihat oleh uing sebuah tahu sumedang ada di atas piring, uing pun mengambilnya dan melahapnya kotak-kotak [ngga bulet-bulet karena tahu bentuknya kan kotak] dengan lahap kemudian memakai jaket[O5]  parasitnya yang berwarna coklat dan berjalan ke arah motor uing sambil mengunyah tahu yang tadi dilahapnya.

Brreuuummm.....suara knalpot yang bisa nyampe 150 desibel bila di gas pol, uing pun pergi dari rumahnya menuju Sarijadi tempat dosen pembimbingnya tinggal. “ Ayeuna kan hari minggu, Gasibu pasti macet ieu mah...”, pikir uing di benaknya. Uing berpikir keras untuk mencari alternatif jalan yang lain agar tidak melewati Gasibu karena pada setiap hari minggu Gasibu berubah menjadi lautan jongko yang berisi ratusan manusia yang ingin beli baju lah, beli celana lah, beli bed cover lah, beli makanan, beli alarm anti maling lah, atau hanya sekedar berolahraga, bahkan yang punya niat nyari jodoh pun ada...lengkap pokona mah, mall juga kalah.
“ Wow....jam 10.21 nih”, uing melihat Hpnya, saat itu uing berada di seputaran jalan Banda. Uing menancap gas motornya lebih cepat karena uing khawatir bakal telat nyampe ke rumah dosen pembimbingnya. Tepat jam 10.31[O6]  uing tiba di depan pagar rumah dosen pembimbingnya itu, telat 1 menit dari jadwal yang diberikan kepada uing oleh dosennya itu. Uing memarkirkan motornya dan berjalan masuk ke dalam rumah. 
Uing meletakkan helm dan tasnya di atas kursi yang tersedia di samping garasi rumah itu. Terdengar sayup-sayup suara dosen pembimbingnya yang sedang mengobrol dengan salah satu mahasiswa bimbingannya di dalam rumah.

10 menit berlalu semenjak uing tiba di rumah itu perutnya mulai menunjukkan reaksi. “Krubuuk....krubuuk...”, cacing-cacing yang ada di perutnya berisik seperti ketika uing mendengar suara demo mahasiswa yang menuntut mundurnya menteri keuangan, padahal uing sedang melaksanakan praktikum di laboratorium. 
Sungguh ironis memang,  ketika berada di laboratorium yang seharusnya tenang dan terkontrol malah berisik seperti cacing-cacing yang ada di dalam perut uing yang juga demo meminta diberi makanan agar terdiam.
Uing mencoba mengabaikan cacing-cacing yang berdemo dalam perutnya itu. Uing berharap gilirannya untuk bimbingannya tiba, tapi setelah uing mencoba bersabar, cacing-cacing itu malah bersuara makin lantang dan keras. Uing pun akhirnya keluar dari rumah itu dan melirik ke kanan dan ke kiri untuk mencari warung yang letaknya ada di sekitar rumah dosennya itu. 20 meter dari rumah dosennya itu, tepatnya di depan mesjid,  ada tukang cilok yang sedang mendorong gerobak ciloknya.

“Mang....cilok!”, uing memanggil tukang cilok yang mengenakan topi koboy yang terbuat dari anyaman rotan. “Mang dua rebueun, sing lada nya....!”, uing memesan cilok. “Nu alit atawa nu ageung Cep?”, tanya tukang cilok menawarkan pilihan. Uing memutuskan untuk memilih cilok yang berukuran kecil, karena di dalam hatinya ia berpikir jangan-jangan yang berukuran besar berisi daging tikus atau daging buaya malahan.
Sambil memberikan selembar uang pecahan 2.000 rupiah uing berkata “Nuhun Mang..”, lalu duduk kembali di samping garasi rumah dosennya dan menikmati cilok dan pedasnya sambal kacang yang dibungkus dalam plastik kecil.

45 menit berlalu semenjak kedatangan uing ke rumah dosennya, cilok sudah habis dimakan, akan tetapi giliran uing untuk bimbingan belum juga tiba padahal uing sudah menunggu dengan sabar. Akhirnya setelah lama menunggu, dosen pembimbing uing keluar menemuinya. “Maaf Uing ya, saya ada keperluan mendadak dengan klien saya, saya tidak bisa bimbingan hari ini, draftnya kasih ke saya sekarang, besok ketemu saya di kampus pas jam makan siang”, ujar dosen pembimbing uing sambil berjalan masuk lagi ke dalam rumahnya.
Perasaan dongkol menggelayuti batin uing, tapi apa boleh buat, uing pun kembali pulang ke rumah dan melanjutkan tidurnya yang tertunda.



 [O1]HP esia bermerk Huawei buatan China

 [O2]Namanya Kornet sama seperti makanan olahan yang dibungkus di kaleng

 [O3]Tribun Jabar sobat Persib nu Aing

 [O4]Kang Eppy adalah salah seorang dosen klinis terbaik yang dimiliki Indonesia karena kemampuannya yang super...mirip Superman lah...

 [O5]Sebenernya sih ini bukan jaket uing, tapi jaket kakaknya yang tertuker....panjang lah ceritanya, ntar bikin page baru aja lah khusus buat kekonyolan ini...hehe....

 [O6]Jadwal bimbingan, uing 10.30-10.45 di rumah sarijadi 

Monday, September 20, 2010

Mencoba Puitis

optimistic

terdiamku diantara kerikilmu
terhenyak jiwaku akan duri-durimu
terlenaku oleh manis dustamu
terpuruk hatiku menyebrangi jurangmu
hilang takutku tumbuh beraniku
musnah mimpiku lahir langkahku
benam benciku benih cintaku
lebur nafsuku datang sayangku

.......

kuterawang lagi apa itu makna
kuanalisa lagi apa itu arti
kurenungkan apa itu alasan
kulepaskan beban-beban itu
kuenyahkan ego,
kusingkirkan rasa,
pedih...
sakit...
tapi lepas,
tanganku meraih batang itu
kakiku menginjak lagi
dan pikiranku terbuka lagi.
hilang sudah susah,
pergi juga gundah.
kubungkus rapih semua, dan kusimpan dalam memori.
biarlah senua itu menjadi kenangan

........

aku diam tak bergerak
menatap hampa tanpa daya
aku tertidur dalam mimpi
terpisah dari realita
hanya khayal yang menemani
saat raga hendak mati
aku bangun dari khayal
yang ada hanya dusta
tak seperti cantiknya sandra dewi
semua itu hanya ilusi
tapi yang kutahu pasti
saat ku terjaga dalam mimpi
disisiku terbaring bidadari

.........

aku tahu ku bukan ariel
yang selalu dikelilingi putri
aku juga bukan ahmad dhani
yang pandai mengkhianati istri
juga bukan lionell messi
yang pintar memainkan bola kaki
ku hanya seorang lelaki
yang hanya mempunyai nyali
mencoba menulis puisi
tuk menjadi hakiki

.......

Ngelamun dalam kaitan dengan keberartian

Sesuatu hal bisa dikatakan tidak berarti apabila hal itu tidak mempunyai makna yang dapat dijadikan patokan dalam keberartian dan kemanfaatan. Dalam artian, sesuatu yang tidak berarti itu adalah hampa, tak bermakna. Berbeda apabila sesuatu hal itu membuat kerugian....oleh karenanya, sesuatu hal itu bisa dikatakan berarti, berarti yang bersifat negatif.


Jadi apakah ngelamun itu dapat diartikan sebagai sesuatu yang berarti?? 


Ngelamun adalah aktivitas otak di dalam mengungkapkan sesuatu hal atau sesuatu pikiran yang terpendam dan tidak bisa direalisasikan di dalam tingkah laku sehari-hari. Ngelamun merupakan kegiatan otak yang aktif. Ngelamun merupakan usaha individu di dalam merealisasikan pikiran-pikiran dan keinginan-keinginan individu yang tidak dapat dilakukan dalam bentuk tingkah laku yang nyata pada kehidupan sehari-hari. Usaha ini mempunyai makna bagi individu tersebut, yaitu memberi kenikmatan semu bagi individu tersebut sehingga pikiran-pikiran dan keinginan-keinginan tersebut dapat terrealisasikan walaupun dalam bentuk yang maya.


Jadi ngelamun itu dapat diartikan sebagai kegiatan yang positif atau negatif???
Sesuatu hal bisa dikatakan positif apabila dapat memberikan manfaat bagi individu yang melakukannya, begitu juga sebaliknya, bisa dikatakan negatif apabila tidak dapat memberikan manfaat.





Sunday, September 12, 2010

Minal Aidin Walfaidzin

Hi Blogger....


Setelah satu bulan lamanya kita menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, akhirnya kita masuk kepada hari yang dinantikan oleh semua orang...yaitu LEBARAN.


Pada bulan penuh barokah ini, ada beberapa moment penting dalam hidup uing yang tidak mungkin untuk dilupakan. 
Moment itu antara lain :

  • Lahirnya si Geboy 6 agustus 2010
  • Sidang skripsi uing pada tanggal 20 agustus 2010
  • Gabungnya uing menjadi anggota SCUBA
Bener-bener bulan yang penuh barokah yang uing rasakan. Lebaran terasa indah dan penuh warna tatkala uing punya keponakan baru...Aya...

Uing mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, selamat hari raya idul fitri 1431 H
Mohon maaf lahir dan batin......